Informasi akuntansi dalam bentuk laporan keuangan banyak memberikan manfaat pada pengguna dalam mengambil keputusan bisnis dalam aktivitas jual beli saham diBursa Efek. Informasi akuntansi dalam bentuk rasio keuangan dikatakan mempunyai kandungan informasi jika informasi tersebut mempunyai kemampuan prediksi ketika diasosiasi dengan return.
Dalam penelitian ini menggunakan 5 variabel yaitu ROI, ROE, NPM, GPM dan EPS. Sampel yang diteliti sebanyak 49 perusahaan manufaktur dengan periode penelitian selama 3 tahun yaitu 2000, 2001, 2002. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder melalui sumber dari Bursa Efek Jakarta dan media cetak secara purposive sampling. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah untuk menguji apakah variabel ROI, ROE, NPM, GPM dan EPS berpengaruh secara signifikan terhadap return saham atau tidak. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis linier berganda yang menghasilkan t-test dan F-test. Dalam uji t-test diperoleh hasil bahwa variabel ROI, ROE, GPM dan EPS berpengaruh secara signifikan terhadap return saham, dimana p-value < a (0,05). Sedangkan dengan uji F-test diperoleh Fhitung sebesar 3,952 yang memiliki p-value sebesar 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa kelima variabel tersebut secara serentak berpengaruh secara signifikan terhadap return saham.
Dalam pengujian asumsi klasik diperoleh hasil bahwa semua variabel dalam penelitian berdistribusi normal dan tidak ditemui adanya pengaruh autokorelasi, multikoliniaritas dan heterokedastisitas. Dari hasil analisis tersebut di atas menunjukkan bahwa variabel ROI, ROE, GPM dan EPS berpengaruh secara signifikan terhadap return saham. Sehingga variabel tersebut dapat dipertimbangkan untuk menilai tingkat keuntungan (return) saham. Sedangkan variabel NPM tidak dapat dipertimbangkan untuk menilai return saham.
Kata kunci : profitabilitas, informasi keuangan, return saham.
Dalam penelitian ini menggunakan 5 variabel yaitu ROI, ROE, NPM, GPM dan EPS. Sampel yang diteliti sebanyak 49 perusahaan manufaktur dengan periode penelitian selama 3 tahun yaitu 2000, 2001, 2002. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder melalui sumber dari Bursa Efek Jakarta dan media cetak secara purposive sampling. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah untuk menguji apakah variabel ROI, ROE, NPM, GPM dan EPS berpengaruh secara signifikan terhadap return saham atau tidak. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis linier berganda yang menghasilkan t-test dan F-test. Dalam uji t-test diperoleh hasil bahwa variabel ROI, ROE, GPM dan EPS berpengaruh secara signifikan terhadap return saham, dimana p-value < a (0,05). Sedangkan dengan uji F-test diperoleh Fhitung sebesar 3,952 yang memiliki p-value sebesar 0,005 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa kelima variabel tersebut secara serentak berpengaruh secara signifikan terhadap return saham.
Dalam pengujian asumsi klasik diperoleh hasil bahwa semua variabel dalam penelitian berdistribusi normal dan tidak ditemui adanya pengaruh autokorelasi, multikoliniaritas dan heterokedastisitas. Dari hasil analisis tersebut di atas menunjukkan bahwa variabel ROI, ROE, GPM dan EPS berpengaruh secara signifikan terhadap return saham. Sehingga variabel tersebut dapat dipertimbangkan untuk menilai tingkat keuntungan (return) saham. Sedangkan variabel NPM tidak dapat dipertimbangkan untuk menilai return saham.
Kata kunci : profitabilitas, informasi keuangan, return saham.
Rate this post
Score
|
|




